<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dian Nandiwardhana</title>
	<atom:link href="http://prabuwardhana.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://prabuwardhana.wordpress.com</link>
	<description>Trip to the real success</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Jan 2012 06:26:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='prabuwardhana.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Dian Nandiwardhana</title>
		<link>http://prabuwardhana.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://prabuwardhana.wordpress.com/osd.xml" title="Dian Nandiwardhana" />
	<atom:link rel='hub' href='http://prabuwardhana.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>TALK SHOW TINJU tvOne</title>
		<link>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/06/16/talk-show-tinju-tvone/</link>
		<comments>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/06/16/talk-show-tinju-tvone/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2008 03:07:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prabuwardhana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prabuwardhana.wordpress.com/?p=116</guid>
		<description><![CDATA[Ditulis oleh : Robby Mamora* Untuk http://prabuwardhana.wordpress.com Program talk &#8211; show yang ditayangkan stasiun televisi tvOne rabu malam (28/5) kemudian ditayang ulang jumat sore (30/5) sungguh suatu terobosan besar di dunia “Pertalkshowan” televisi nasional yang menyorot isu – isu rawan di bidang sosial - politik dan ekonomi.Program talk-show itu menjadi unik dan menarik untuk diperbincangkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prabuwardhana.wordpress.com&amp;blog=357163&amp;post=116&amp;subd=prabuwardhana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Ditulis oleh : <strong>Robby Mamora*</strong></em></p>
<p><em>Untuk http://prabuwardhana.wordpress.com</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Program talk &#8211; show yang ditayangkan stasiun televisi tvOne rabu malam (28/5) kemudian ditayang ulang jumat sore (30/5) sungguh suatu terobosan besar di dunia “Pertalkshowan” televisi nasional yang menyorot<span> </span>isu – isu rawan di bidang sosial -<span> </span>politik dan ekonomi.Program talk-show itu menjadi unik dan menarik untuk diperbincangkan mengingat format pertandingan tinju dijadikan acuan format talk- show dimana mantan Menteri Perekonomian Kwik Kian Gie berhadapan secara “head to head” dengan Sekretaris Fraksi Partai Demokrat <span> </span>DPR Sutan Bhatoegana.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sebagaimana dalam pertandingan tinju ,Kwik dan Sutan Bhatoegana dilepas begitu saja dalam perdebatan saling menyerang<span> </span>dan bertahan ,membahas isu krusial seperti blok cepu,perubahan harga bbm dan bantuan langsung tunai ( blt).Ekspresi wajah Kwik terlihat tegang dan dengan suara lantang meminta Sutan membaca media cetak yang memuat <span> </span>berita tentang siapa yang bertanggung – jawab menaikkan harga bbm saat Megawati Soekarnoputri menjabat sebagai presiden.Sebaliknya Sutan tidak kalah agresif dan bersikukuh Kwik <span> </span>tetap bertanggung – jawab atas naiknya patokan harga minyak waktu itu<span> </span>dan spontan menggerak – gerakan tangannya ke atas.Sementara<span> </span><span> </span>lonceng ring difungsikan pula sebagai pertanda dimulai dan berakhirnya pertarungan tinju ( baca :debat ) antar peserta debat .</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Pertarungan (baca :perdebatan ) yang menggugah syaraf berpikir itu terlihat lagi ketika Andi Mallarangeng dipertemukan dengan Fadjroel Rachman dengan fokus debat pro – kontra demonstrasi mahasiswa, rabu<span> </span>(4/6).Disertai hujan interupsi dari pendukung ke dua kubu,wajah Andi terlihat tegang (jarang terjadi dalam acara talk show lain ) sedangkan Fadjroel berdiri dari kursinya seolah memberi tanda<span> </span>“tidak takut”. Debat antara Kwik dan Sutan Bhatoegana serta Andi Mallarangeng vs Fadjroel Rachman <span> </span>adalah penayangan ke dua dan ke tiga <span> </span>program talk – show tvOne yang diberi nama<span> </span>“Debat “.Dua pekan sebelumnya dipertandingkan wakil partai Golkar vs PDIP.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Hemat penulis,yang pernah menangani program talk- show selama hampir 17 tahun di salah satu tv swasta nasional,keberanian pengelola stasiun tv tersebut di atas dan kejelian melihat peluang pasar dalam menciptakan format talk – show tinju merupakan dimulainya babak baru wajah talk show tv berfokus isu sosial – politik dan ekonomi di tanah air.Hal semacam itu hanya bisa<span> </span>terjadi dalam sebuah program talk – show yang tidak berstruktur /terskenariokan disamping aspek kreatif pengelola program dan kemampuan mengatasi resiko ,baik internal ( pemilik modal ) maupun eksternal ( publik ).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Hal lain yang menyebabkan dia menarik diperbincangkan<span> </span>adalah ke depan “talk show tinju”dapat dijadikan solusi alternatif terhadap rekruitmen elit politik yang mumpuni di pusat maupun di daerah. Melalui<span> </span>format talk –show tinju itu ( penulis sebut demikian karena pengunaan lonceng ring tinju serta sifat perdebatan )warga masyarakat<span> </span>bisa melihat secara telanjang kualitas frame of reference and field of experiences ( kerangka berpikir dan kerangka pengalaman ) peserta debat /calon pemimpin,disamping etika kepribadian dan aspek<span> </span>kematangan ( muture ).Bisa terjadi demikian <span> </span>karena bersifat spontan, tidak berstruktur.Dia juga sekaligus dapat menjawab kekhawatiran yang tersirat dalam <span> </span>laporan berita sejumlah media cetak di pusat maupun daerah mengenai fenomena artis hiburan menduduki jabatan di pemerintahan atau sebaliknya elit politik busuk memanfaatkan unsur popularitas sesaat dalam dunia keartisan.</span><span id="more-116"></span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>BABAK BARU</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Penayangan talk – show tinju memasuki babak baru wajah talk – show berfokus masalah sosial – politik di televisi nasional.Kita perlu mengacungi jempol karena pengelola talk show tinju itu mampu mengeksplor kedahsyatan medium televisi ke dalam program talk-show bertema serius,sulit dan kompliketid.Aspek kreatifitas,inovatif dan pemahaman karakteristik medium televisi membuat <span> </span>dia enak ditonton,sangat atraktif dan berguna untuk memperluas referensi dan cakrawala sistem berpikir.</p>
<p class="MsoNormal">Setidaknya dalam empat tahun terakhir ,penonton televisi di tanah air tidak pernah lagi melihat program talk show sejenis yang mampu<span> </span>“menghipnotis” mereka<span> </span>sehingga penayangannya selalu ditunggu. Roh talk show tv yang dahsyat itu umumnya sudah berganti menjadi talk-show penerangan ( berstruktur dan sudah diskenariokan ,ibarat sinetron)yang sudah ketinggalan jaman.</p>
<p class="MsoNormal">Dalam catatan penulis,sebelumnya ada talk show sejenis yang merebut hati pemirsa,diantaranya Pro – Kontra,Who Wants to be The President disiarkan TPI. Talk show itu <span> </span>bahkan diliput secara khusus siaran televisi dunia CNN, To Days Dialog (Metro TV ) <span> </span>Kupas Tuntas ( Trans TV ), Topik Minggu Ini<span> </span>( SCTV ), dan Petrspektif (An TV ).Tetapi ,itu dulu.</p>
<p class="MsoNormal">Oleh karena itulah, kehadiran talk – show tinju mendobrak kevakuman. Dengan sedikit memodifikasi peran Host , aturan perdebatan serta menerapkan Gimmick Method (siasat iklan agar resonansi/jiwa /roh talk show tetap terjaga dari awal hingga akhir acara ),penulis memprediksikan “Talk – Show tinju” dapat menjadi fenomenal.</p>
<p class="MsoNormal"><strong>MEDIUM REKRUITMENT</strong></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kehadiran talk-show tinju ke depan bisa pula menjadi medium<span> </span>sebagai<span> </span>solusi alternatif rekruitmen<span> </span>elit politik berkualitas sesuai tingkatannya.Dia dapat dijadikan semacam fit and propher test yang sebenar – benarnya.Talk show semacam itu dapat mengeliminir kehadiran<span> </span>pemimpin karbitan yang disodorkan elit partai.Calon pemimpin yang kelak setelah menduduki jabatan akan lebih fokus kepada soal untung rugi,ibarat mendirikan sebuh Perseroan Terbatas dalam usaha dagang. Pada tahapannya nanti,kehadirannya secara konsisten menumbuhkan habit ( baca :hebit ),kebiasaan berdebat..Warga masyarakat pun memperoleh gambaran yang<span> </span>jelas tentang sosok pemimpin yang ditawarkan .Tidak seperti sekarang ini,warga memilih kucing dalam karung.Apalagi kalau jenis talk show tinju itu dengan beragam modifikasi <span> </span>diadopsi pula oleh stasiun tv swasta nasional serta ratusan stasiun tv swasta di daerah.</p>
<p class="MsoNormal">Selanjutnya karena menjadi habit,maka akan timbul seleksi alam.Mereka yang terus bermimpi menduduki jabatan publik /pemerintahan,dipaksa mengurungkan niatnya karena sadar sendiri akan kualitasnya.Di sisi lain partai politik tidak sembarangan lagi memilih calon ( mis.karena setoran sejumlah uang dari kandidat )sebab khawatir calon yang diusung tidak terpilih.</p>
<p class="MsoNormal">Mencermati pelaksanaan pilkada di daerah,menurut hemat penulis, sudah saatnya diterapkan peraturan <span> </span>yang tidak hanya mengatur talk show tv saling serang di tingkat pemilihan Presiden/Wapres saja, tetapi juga di tingkat Provinsi (Gubernur ),Kabupaten ( Bupati ) dan Kotamadia ( Walikota ).KPU Pusat /daerah bekerja sama dengan suatu lembaga Independen dan stasiun televisi yang relatif kredibel , sebagai pelaksana di lapangan. Talk –show tv saling serang antar kandidat sebenarnya hanyalah sebagai konsekuensi logis reformasi,dari pemerintahan otoriter ke pemerintahan demokratis.Artinya<span> </span>dia menjadi harga mati.</p>
<p class="MsoNormal">Dan itu semua untuk mengeliminir aspek buruk demokrasi liberal gaya Amerika yang diabsorb secara telanjang ke dalam Sistem Politik Indonesia.Suatu sistem yang baru berjalan baik dengan persyaratan adanya tingkat pendidikan dan ekonomi yang baik pula dikalangan masyarakat luas.</p>
<p class="MsoNormal"><strong>SELEBRITI POLITIK &#8211; POLITIK SELEBRITI</strong></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Beragam laporan berita di media cetak yang menyiratkan kekhawatiran tentang <span> </span>Selebriti menjadi / mengincar kursi wakil /kepala daerah melalui pilkada langsung atau sebaliknya elit politik memanfaatkan politik selebriti,perlu disimak secara serius.Fenomena itu jika menjadi tradisi sangat berbahaya bagi akselerasi kemajuan bangsa ini.</p>
<p class="MsoNormal">Setelah kesuksesan Rano Karno dan Dede Yusuf,kini Saipul Jamil mantan suami pedangdut Dewi Persik diberitakan akan dicalonkan PPP jadi Wakil Walikota Serang,Pelawak Didin Bagito dikabarkan pula mencalonkan diri di posisi dan wilayah yang sama,sementara mantan Rocker Ikang Fauzi dicalonkan PAN untuk meraih jabatan Wakil Walikota Tangerang.</p>
<p class="MsoNormal">Sesuai paham demokrasi yang dianut di Indonesia,maka keinginan para Selebriti itu sah adanya. Akan tetapi kita tetap mencermati secara serius kapabilitas para selebriti untuk menduduki jabatan penting di pemerintahan daerah.Apalagi ini di Indonesia.Skil /Keahlian para Selebriti itu dalam mengelola manajemen pemerintahan yang kompliketid ,patut dipertanyakan.</p>
<p class="MsoNormal">.Akan tetapi sistem politik dengan prinsip dasar one man,one vote ,one value memberi peluang lebih besar bagi mereka meraih jabatan publik.</p>
<p class="MsoNormal">Penulis sambil bergurau namun serius kepada rekan peneliti tv behavior <span> </span>bertaruh,jika pemilihan presiden berlangsung hari ini,dan tiga koalisi partai politik besar mencalonkan Tukul Arwana sebagai Presiden dan wakilnya seorang pensiunan jenderal,maka presenter hiburan empat mata itu memiliki peluang paling besar menjadi Presiden RI yang ke 7. .Dan jangan lupa,saat ini ada Komedian simetris dengan presenter empat mata itu menjadi anggota DPR di Senayan.Penulis masih ingat saat yang bersangkutan tiga tahun lalu muncul di tv menjawab pertanyaan wartawan,maka akal sehat langsung terganggu.Kehausan atas kekuasaan elit partai saat ini sudah meminggirkan akal sehat.</p>
<p class="MsoNormal">Untuk menjawab tantangan<span> </span>serius itu,maka penerapan /membudayakan talk show tinju sebagaimana dikemukakan di atas dapat menjadi solusi alternatif.</p>
<p class="MsoNormal"><strong>PERAN TV LAIN</strong></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Suka atau tidak suka,penulis memprediksikan jenis talk show tinju dengan penanggung jawab Karni Illyas itu akan “menggoyang<span> </span>“ <span> </span>pikiran <span> </span>para <span> </span>pengelola stasiun tv nasional lain serta ratusan tv daerah ..</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Ada tiga independen variablenya ,yakni pertama, dia enak ditonton dan sangat atraktif sehingga rating relatif tinggi.Ke dua ,pemilu presiden /parlemen berlangsung tahun depan disamping pemilihan gubernur,bupati dan walikota serta gunjang ganjing politik yang belum bisa dipastikan<span> </span>kapan akan berakhir,dan yang ke tiga,televisi mempunyai fungsi dasar mendidik sekaligus memiliki pengaruh sangat besar untuk mengubah opini/ sikap./tingkah laku masyarakat penonton.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Berdasar tiga independent variable di atas, kita berharap jenis talk show tinju dengan sejumlah modifikasi akan muncul di Metro TV mengingat stasiun pemberitaan itu telanjur sebagai kiblat pemberitaan televisi di tanah air. Memang ada Kick Andy,tetapi itu saja tidak cukup,Lagi pula Kick Andy lebih bersifat mengupas<span> </span>aspek kemanusiaan.Ditangan Pemimpin Redaksinya yang baru Elman Saragih ,jenis talk semacam itu diharapkan<span> </span>lebih terkuak dan mengurangi jenis talk show berstruktur/terskenariokan.Trans TV,mengingat di sana terdapat nama Ishadi ,SK pakar televisi politik, AnTV yang belum lama ini merekrut Wimar Witoelar sebagai salah satu Direkturnya. disamping <span> </span>SCTV masih memiliki Rosianna Silalahi sebagai Pemimpin Redaksi. Sedangkan <span> </span>TPI dan RCTI ,Indosiar dan Global Tv <span> </span>perlu segera me-rifres SDM-nya disamping para pengelolanya <span> </span>mengembangkan kemampuan mengatasi tekanan/resiko baik internal ( pemilik modal ) maupun eksternal ( publik )</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>DUET KARNI-ERICK</strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Mengalihkan minat /perhatian masyarakat penonton dari stasiun tv lain bukanlah perkara mudah,apalagi yang menyangkut pemberitaan televisi di Indonesia.Akan tetapi tvOne mampu melakukannya dengan sangat cepat dari stasiun tv papan bawah ( Lativi) menjadi stasiun tv bergengsi /berwibawa.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Menurut hemat penulis terdapat dua figur sebagai penyebabnya ,yakni duet Karni Ilyas – Erick Thohir. Di sini dalam pengertian Karni<span> </span>sebagai<span> </span>pengelola dan Erick Thohir sebagai unsur pemilik modal.Ke dua figur memiliki visi,pemahaman dan tata kelola yang sebangun<span> </span>( mixing /chemistri )dalam mengeksplor kedahsyatan ( inner<span> </span>of power )<span> </span>medium televisi<span> </span>ke permukaan /layar kaca.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Ide – ide terobosan mereka dengan ikon “ memang beda “ kini<span> </span>dan ke depan akan “menggelitik “<span> </span>sistem syaraf <span> </span>pengelola stasiun tv lain baik nasional maupun daerah. Dan itulah yang kita harapkan.Kompetisi / persaingan<span> </span>antar stasiun tv itu akan menciptakan program pemberitaan ( baca :talk show ) berkualitas,yang pada gilirannya akan menguntungkan masyarakat penonton di tanah air yakni mencerdaskan kehidupan mereka.Dan dalam masyarakat yang cerdas akan mampu melahirkan pemimpin yang cerdas (kapabel ) pula.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kita tunggu dan lihat saja. <span> </span><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Penulis adalah Alumni Fisipol UGM,Jur.Ilmu Komunikasi<br />
Pengalaman:sekitar 17 thn menangani program talk show di TPI,TV 3 dan TVRI saat ini konsultan tv swasta daerah/praktisi tv swasta,berdomisili di Jakarta News/talk show Tv production via Asia Pacifik Broadcasting Union di Sydney,Auckland,Tokyo,Hongkong,Bangkok,Singapura,Kuala Lumpur.</em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/prabuwardhana.wordpress.com/116/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/prabuwardhana.wordpress.com/116/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prabuwardhana.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prabuwardhana.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prabuwardhana.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prabuwardhana.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prabuwardhana.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prabuwardhana.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prabuwardhana.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prabuwardhana.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prabuwardhana.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prabuwardhana.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prabuwardhana.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prabuwardhana.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prabuwardhana.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prabuwardhana.wordpress.com/116/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prabuwardhana.wordpress.com&amp;blog=357163&amp;post=116&amp;subd=prabuwardhana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/06/16/talk-show-tinju-tvone/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c1781d93d706636fad1a1819b9ef5735?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prabuwardhana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Generasi Karbitan Ala Indonesia</title>
		<link>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/03/03/generasi-karbitan-ala-indonesia/</link>
		<comments>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/03/03/generasi-karbitan-ala-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Mar 2008 17:38:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prabuwardhana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[anak cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prabuwardhana.wordpress.com/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[Jenuh dengan kerjaan menyempurnakan dan mengupdate situs toko buku online milik saya, akhirnya saya iseng sekedar cari-cari informasi yang menarik. Pada saat blogwalking, saya menemukan tulisan dengan judul &#8220;Calistung di TK, haruskah?&#8221; dari sebuah blog milik seorang kepala sekolah sebuah TK bertaraf Internasional di Singosari, Malang. Membaca tulisan ini, saya menjadi teringat kembali pengalaman saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prabuwardhana.wordpress.com&amp;blog=357163&amp;post=114&amp;subd=prabuwardhana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jenuh dengan kerjaan menyempurnakan dan mengupdate situs toko buku online milik saya, akhirnya saya iseng sekedar cari-cari informasi yang menarik. Pada saat blogwalking, saya menemukan tulisan dengan judul &#8220;<a href="http://zahrahm.wordpress.com/2008/01/18/5/">Calistung di TK, haruskah?</a>&#8221; dari sebuah blog milik seorang <a href="http://zahrahm.wordpress.com">kepala sekolah</a> sebuah <a href="http://tkbanihasyim.wordpress.com/">TK bertaraf Internasional</a> di Singosari, Malang.</p>
<p>Membaca tulisan ini, saya menjadi teringat kembali pengalaman saya 18 tahun yang lalu ketika saya yang masih imut-imut itu mulai mengenyam pendidikan sekolah taman kanak-kanak di sebuah kota bernama Aachen, Deutschland. Visi dan misi yang diterapkan oleh si penulis kepada sekolahnya hampir sama dengan apa yang saya alami waktu itu. Masa taman kanak-kanak tampaknya hanyalah masa-masa untuk bermain, bermain, dan bermain. Tidak ada pelajaran membaCA, menuLIS, dan berhiTUNG. Yang ada hanyalah &#8220;pelajaran&#8221; bermain, bernyanyi, melukis, dan bersosialisasi.<span id="more-114"></span></p>
<p>Ada sebuah pengalaman pahit yang dialami oleh ibu saya karena memiliki anak &#8220;cerdas&#8221; seperti saya. Saat itu saya sedang membaca sebuah buku di ruang kelas, di saat teman-teman yang lain sibuk dengan permaian &#8220;kota-kotaan&#8221; (sebidang karpet yang bergambar jalan raya dan pekarangan rumah, kita dapat bermain mobil-mobilan dan membuat rumah-rumahan di atas karpet tersebut. Mainan ini menjadi mainan favorit kami waktu itu). Guru saya menghampiri ibu saya dan kurang lebih berkata &#8220;apa yang Ibu lakukan terhadap Dian?&#8221;, sambil melirik ke arah saya, mengerutkan dahi, sekaligus mengangkat bahunya, dan setelah itu pergi tanda mengejek. Ibu saya terheran-heran, bukankah wajar anak usia TK sudah bisa membaca (mungkin tingkat kewajaran yang dimaksud Ibu saya adalah tingkat kewajaran yang berlaku di Tanah Air Tercintanya). Jangankan membaca, membedakan huruf O dan angka 0 saja anak-anak TK di Jerman Barat tidak bisa. Sementara saya yang &#8220;cerdas&#8221; itu sudah pandai membaca kisah-kisah Nabi setebal buku telepon dengan lancar.</p>
<p>Lantas kenapa mereka bisa jauh lebih cerdas daripada bangsa yang sejak TK sudah pandai berhitung &#8220;akar pangkat tiga&#8221; ini? sebenarnya bukan cerdas atau tidak, tapi lebih ke pengembangan diri yang lebih sistematis jangka panjang dan tidak instant. Tampaknya mereka sangat paham tentang perkembangan psikologi anak. Mereka hanya memberikan apa yang seharusnya diberikan. Anak-anak usia TK adalah anak-anak dengan masa-masa membangun pondasi kepribadiannya, mereka membiarkan anak mereka larut dalam permainannya (tidak termasuk video game!!!) dan pergaulan dengan teman-temannya. Menginjak usia SD (Disana untuk bisa masuk SD, harus berusia tidak kurang dari 7 tahun) anak-anak mulai diajari menulis dan berhitung. Menginjak usia 11 tahun, ada evaluasi terhadap perkembangan bakat dan akademis si anak, mereka yang lebih dominan bakatnya akan disekolahkan ke sekolah bakat sesuai bakatnya masing-masing dan mereka yang sisi akademisnya lebih menonjol dipersilahkan untuk melanjutkan ke kelas 5. Menginjak usia 17 tahun, anak diberi pendidikan untuk hidup mandiri, seperti harus mencari pekerjaan untuk uang saku mereka.</p>
<p>Bagaimana dengan Indonesia?? Anda lebih tahu jawabannya. Sistem pendidikan kita sepertinya lebih memiliki tendensi terhadap orang-orang yang berkepentingan, kurikulum ganti-ganti, tahun ini EBTANAS tahun berikutnya UAN, tahun ini UAN 5 mata pelajaran tahun berikutnya 3 mata pelajaran, dan bla..bla..bla tentang hal yang tidak urgent!!! Keadaan ini diperparah dengan kondisi sosial masyarakat di Indonesia yang memegang prinsip <em><strong>GENGSI is number one</strong></em>. &#8220;Eh jeng, anak saya yang umur 2 tahun udah bisa baca koran lho&#8230;&#8221;, &#8220;Waaahh, Ibu bangga adek udah bisa nulis&#8221;, &#8220;Kasian tuh jeng Vina, anaknya udah 4 tahun tapi belum bisa baca&#8221;&#8230; atau mungkin &#8220;Eh, anaknya keterima di Universitas mana? Fakultas apa?&#8221; itulah ungkapan-ungkapan yang sering muncul di masyarakat kita yang akhirnya memunculkan budaya <em><strong>&#8220;Membuat anak cerdas cara instant&#8221;</strong></em> dan hasilnya adalah GENERASI KARBITAN. Anak-anak yang seharusnya menikmati permaianan mereka harus dibebani dengan les ini les itu, anak-anak yang harusnya belajar bersosialisasi terlalu dibuat sibuk dengan PR-PR mereka, dan banyak lagi kekerasan terhadap anak yang secara tidak sadar telah dilakukan oleh orang tua mereka.</p>
<p>Nah, generasi karbitan inilah yang kini mengisi pembangunan di Indonesia. Generasi yang sudah muak dengan rumus-rumus matematika, fisika, dan kimia. Generasi yang otaknya sudah penuh dengan hapalan nama-nama menteri Orde Baru, UUD 45, tanggal-tanggal di dalam buku sejarah, pengertian sosiologi menurut ini..menurut itu. Generasi yang sudah bosan untuk belajar.</p>
<p>Jadi, bagaimana menurut anda?</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/prabuwardhana.wordpress.com/114/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/prabuwardhana.wordpress.com/114/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prabuwardhana.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prabuwardhana.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prabuwardhana.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prabuwardhana.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prabuwardhana.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prabuwardhana.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prabuwardhana.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prabuwardhana.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prabuwardhana.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prabuwardhana.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prabuwardhana.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prabuwardhana.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prabuwardhana.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prabuwardhana.wordpress.com/114/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prabuwardhana.wordpress.com&amp;blog=357163&amp;post=114&amp;subd=prabuwardhana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/03/03/generasi-karbitan-ala-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c1781d93d706636fad1a1819b9ef5735?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prabuwardhana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Awas Tetralogi Laskar Pelangi Bajakan!!</title>
		<link>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/28/awas-tetralogi-laskar-pelangi-bajakan/</link>
		<comments>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/28/awas-tetralogi-laskar-pelangi-bajakan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Feb 2008 06:24:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prabuwardhana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[andrea hirata]]></category>
		<category><![CDATA[bajakan laskar pelangi]]></category>
		<category><![CDATA[laskar pelangi]]></category>
		<category><![CDATA[novel best seller]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prabuwardhana.wordpress.com/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini saya baru saja mengambil stok buku di sebuah penerbit. Pada saat bersamaan, ada salah satu pembaca novel ini yang datang mengajukan komplain mengenai kecacatan buku Laskar Pelangi yang dibelinya. Namun setelah diteliti dengan seksama, ternyata buku tersebut ”Palsu” dan ”malsu” alias bajakan. Kemahsyuran novel ini ternyata menginspirasi para pembajak untuk mengambil keuntungan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prabuwardhana.wordpress.com&amp;blog=357163&amp;post=113&amp;subd=prabuwardhana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Hari ini saya baru saja mengambil stok buku di sebuah penerbit. Pada saat bersamaan, ada salah satu pembaca novel ini yang datang mengajukan komplain mengenai kecacatan buku Laskar Pelangi yang dibelinya. Namun setelah diteliti dengan seksama, ternyata buku tersebut ”Palsu” dan ”malsu” alias bajakan.</p>
<p class="MsoNormal">Kemahsyuran novel ini ternyata menginspirasi para pembajak untuk mengambil keuntungan yang sebesar-besarnya. Padahal sebagian royalti dari penjualan buku ini akan disumbangkan untuk mewujudkan Sekolah Laskar Pelangi di tempat kelahiran Andrea Hirata. Benar-benar pembajak yang LICIK dan TIDAK BERPRIKEMANUSIAAN.</p>
<p class="MsoNormal">Agar tidak tertipu, saya akan memberikan tips membeli novel Tetralogi Laskar Pelangi versi Asli.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]-->1.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Jangan tergiur dengan tawaran harga miring yang di berikan oleh si penjual. Novel asli dijual dengan diskon antara 15% &#8211; 25%.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]-->2.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Untuk kasus lain, terkadang si penjual menawarkan harga yang cukup tinggi. Yaitu, antara Rp. 45.000,00 – Rp. 60.000,00. Apabila anda menemukan kasus ini, ikuti tips selanjutnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]-->3.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Yang paling mudah dilakukan adalah lihat tampilan fisiknya dan tentu saja adalah kover bukunya. Pertama, lihat warnanya (versi asli mempunyai warna yang sedap dipandang mata, tidak terlalu buram dan tidak terlalu terang. Kedua, versi asli diberi UV spot pada judul bukunya (untuk novel #3 : Edensor, ditambah dengan emboss). Ketiga, amati dengan seksama disain grafis kovernya (versi asli mempunyai grafis yang tajam dengan pixel yang proposional).</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman';">Semoga bermanfaat!</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/prabuwardhana.wordpress.com/113/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/prabuwardhana.wordpress.com/113/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prabuwardhana.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prabuwardhana.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prabuwardhana.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prabuwardhana.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prabuwardhana.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prabuwardhana.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prabuwardhana.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prabuwardhana.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prabuwardhana.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prabuwardhana.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prabuwardhana.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prabuwardhana.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prabuwardhana.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prabuwardhana.wordpress.com/113/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prabuwardhana.wordpress.com&amp;blog=357163&amp;post=113&amp;subd=prabuwardhana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/28/awas-tetralogi-laskar-pelangi-bajakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c1781d93d706636fad1a1819b9ef5735?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prabuwardhana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perjalanan Andrea H Dari Jawa Barat-Jawa Timur</title>
		<link>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/28/perjalanan-andrea-h-dari-jawa-barat-jawa-timur/</link>
		<comments>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/28/perjalanan-andrea-h-dari-jawa-barat-jawa-timur/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Feb 2008 06:21:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prabuwardhana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indipro Media]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[otakkiri.com]]></category>
		<category><![CDATA[andrea hirata]]></category>
		<category><![CDATA[laskar pelangi]]></category>
		<category><![CDATA[novel best seller]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/28/perjalanan-andrea-h-dari-jawa-barat-jawa-timur/</guid>
		<description><![CDATA[Kurang dari waktu dua minggu, kesibukan Andrea H tak pernah berhenti. Dimulai dari kota Depok kampus FISIP UI (21/2), kegiatan Andrea H H masih terus berjalan mengelilingi kota-kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, kembali lagi ke kota yang ada di Jawa Barat, kemudian ke Jakarta, dan selajutnya Andrea H H akan ada di Surabaya, Jawa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prabuwardhana.wordpress.com&amp;blog=357163&amp;post=112&amp;subd=prabuwardhana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">Kurang dari waktu dua minggu, kesibukan Andrea H tak pernah berhenti. Dimulai dari kota Depok kampus FISIP UI (21/2), kegiatan Andrea H H masih terus berjalan mengelilingi kota-kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, kembali lagi ke kota yang ada di Jawa Barat, kemudian ke Jakarta, dan selajutnya Andrea H H akan ada di Surabaya, Jawa Timur dengan tema acara yang bertajuk BOOK REVIEW &amp; MEET THE AUTHOR Buku Laskar Pelangi di Universitas Widya Mandala pada (1/3) nanti<br />
<span id="more-112"></span>Bagai magnet, eksotika pulau Belitong yang kemudian membekas dalam diri Andrea H selalu menyedot perhatian banyak orang. Tidak heran, bahkan sampai duta besar Hongaria pun tertarik dengan naskah Laskar Pelangi dan bermaksud menerjemahkannya ke dalam bahasa Hongaria. Ternyata, Pak Dubes yang bernama asli Mihaly Illes ini adalah pembaca karya-karya sastrawan Indonesia. Nama besar Pramoedya dengan tetralogi Bumi Manusia ia kenal dengan baik. Tidak terkecuali Laskar Pelangi yang liputan khususnya sempat muncul di media nasional yang ada di ibu kota, Jakarta.</p>
<p>Seperti diskusi Andrea H lainnya, misteri di seputar tokoh-tokoh Laskar Pelangi selalu menarik ditanyakan. Lintang, permata nan terang yang menyentuh banyak sisi emosional pembaca, keberadaan A Kiong dan tokoh-tokoh lainnya membuat banyak pembaca tergoda, serta bagaimanakah nasib para anggota Laskar Pelangi setelah mereka dewasa. Karena itu, diskusi yang sudah melewati angka 150 kali dalam dua tahun ini, relatif masih berputar pada isu yang sama-kecuali tentu saja karya berikutnya yang sudah tak sabar dinanti, Maryamah Karpov.</p>
<p>Sayangnya, akhir-akhir ini acara Andrea H harus dinodai kekecewaan karena beredarnya buku bajakan di antara pembaca yang mau tidak mau harus ditanda tangan pula. Membeli buku bajakan tidak saja merugikan banyak pihak, melainkan menghalangi cinta dan cita-cita Andrea H dalam upayanya membangun kembali sekolah Laskar Pelangi di Belitong. Jadi, kawan-kawan, belilah hanya buku-buku Andrea H yang asli novel Trilogi Laskar Pelangi.</p>
<p class="MsoNormal"><span>Disadur dari milis Pasar Buku yang ditulis oleh PT. </span>Bentang Pustaka</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/prabuwardhana.wordpress.com/112/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/prabuwardhana.wordpress.com/112/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prabuwardhana.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prabuwardhana.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prabuwardhana.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prabuwardhana.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prabuwardhana.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prabuwardhana.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prabuwardhana.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prabuwardhana.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prabuwardhana.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prabuwardhana.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prabuwardhana.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prabuwardhana.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prabuwardhana.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prabuwardhana.wordpress.com/112/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prabuwardhana.wordpress.com&amp;blog=357163&amp;post=112&amp;subd=prabuwardhana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/28/perjalanan-andrea-h-dari-jawa-barat-jawa-timur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c1781d93d706636fad1a1819b9ef5735?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prabuwardhana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Free Zencart Template</title>
		<link>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/27/template-zencart-situs-otakkiricom/</link>
		<comments>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/27/template-zencart-situs-otakkiricom/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Feb 2008 15:34:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prabuwardhana</dc:creator>
				<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[free zencart template]]></category>
		<category><![CDATA[web design]]></category>
		<category><![CDATA[zencart]]></category>
		<category><![CDATA[zencart template]]></category>
		<category><![CDATA[zencart template for download]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prabuwardhana.wordpress.com/?p=108</guid>
		<description><![CDATA[Template Name : Indipromedia Type : Toko Buku Online Author : prabuwardhana Version : 1.0.0 send me an email to get this template.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prabuwardhana.wordpress.com&amp;blog=357163&amp;post=108&amp;subd=prabuwardhana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="zencart template" href="http://prabuwardhana.files.wordpress.com/2008/02/otakkiri.jpg"><img src="http://prabuwardhana.files.wordpress.com/2008/02/otakkiri.jpg?w=475&#038;h=258" alt="free zencart template" width="475" height="258" /></a></p>
<p>Template Name : Indipromedia</p>
<p>Type : <a href="http://otakkiri.com">Toko Buku Online</a></p>
<p>Author : prabuwardhana</p>
<p>Version : 1.0.0<br />
send me an email to get this template.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/prabuwardhana.wordpress.com/108/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/prabuwardhana.wordpress.com/108/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prabuwardhana.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prabuwardhana.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prabuwardhana.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prabuwardhana.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prabuwardhana.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prabuwardhana.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prabuwardhana.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prabuwardhana.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prabuwardhana.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prabuwardhana.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prabuwardhana.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prabuwardhana.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prabuwardhana.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prabuwardhana.wordpress.com/108/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prabuwardhana.wordpress.com&amp;blog=357163&amp;post=108&amp;subd=prabuwardhana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/27/template-zencart-situs-otakkiricom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>164</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c1781d93d706636fad1a1819b9ef5735?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prabuwardhana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://prabuwardhana.files.wordpress.com/2008/02/otakkiri.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">free zencart template</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Merintis Bisnis Event Organizer</title>
		<link>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/11/merintis-bisnis-event-organizer/</link>
		<comments>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/11/merintis-bisnis-event-organizer/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2008 04:23:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prabuwardhana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Indipro Media]]></category>
		<category><![CDATA[cara bikin eo]]></category>
		<category><![CDATA[eo]]></category>
		<category><![CDATA[event organiser]]></category>
		<category><![CDATA[event organizer]]></category>
		<category><![CDATA[merintis bisnis event organizer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/11/merintis-bisnis-event-organizer/</guid>
		<description><![CDATA[Berkecimpung di dunia Event Organizer (selanjutnya kita sebut EO) memang merupakan kenikmatan tersendiri. Meskipun seringkali kita merasa sangat kelelahan, namun di balik itu tersimpan rasa bangga dan gembira. Rasa bangga ketika event yang kita selenggarakan sukses dan sesuai harapan serta gembira karena dapat bekerja sama dengan tim yang menyenangkan. Tapi ada beberapa hal utama yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prabuwardhana.wordpress.com&amp;blog=357163&amp;post=107&amp;subd=prabuwardhana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berkecimpung di dunia Event Organizer (selanjutnya kita sebut EO) memang merupakan kenikmatan tersendiri. Meskipun seringkali kita merasa sangat kelelahan, namun di balik itu tersimpan rasa bangga dan gembira. Rasa bangga ketika event yang kita selenggarakan sukses dan sesuai harapan serta gembira karena dapat bekerja sama dengan tim yang menyenangkan.</p>
<p>Tapi ada beberapa hal utama yang perlu kita perhitungkan sebelum kita memutuskan terjun di dunia bisnis EO, antara lain :<br />
1.	Bekal pengalaman menyelenggarakan event.<br />
2.	Ide kreatif dan inovatif.<br />
3.	Relasi bisnis (klien/sponsor) yang cukup kuat.<br />
4.	Modal usaha yang cukup.<br />
5.	Tim yang solid dan loyal.<br />
Walaupun terlihat sangat sederhana namun sebenarnya lima poin diatas merupakan hal-hal yang cukup berat. Kebanyakan orang mengatakan bahwa bisnis di dunia EO itu mudah, tapi bagi saya tidak. Banyak sekali rintangan yang harus kita hadapi dan tentunya ini tidak ringan. Tapi sebenarnya kuncinya terletak di ketekunan dan kerja keras, itulah modal paling utama yang harus kita miliki.</p>
<p><span id="more-107"></span></p>
<p>Saya akan menguraikan lima poin di atas agar kita bisa benar-benar memahami poin-poin penting dalam merintis bisnis EO sehingga dapat terhindar dari halangan atau jebakan yang sangat mungkin terjadi.</p>
<p>1. Bekal pengalaman menyelenggarakan event.<br />
Disadari atau tidak, sebenarnya bekal yang kita miliki sebagai pengelola event sudah kita mulai sejak kita sekolah. Kepanitiaan yang kita ikuti pada waktu itu bisa dijadikan bekal pengalaman yang cukup. Paling tidak, kita sudah mengetahui prosedur mengelola suatu kegiatan dari penyusunan proposal sampai eksekusi di lapangan.</p>
<p>2. Ide kreatif dan inovatif.<br />
Ingat, bisnis EO adalah bisnis komunikasi dan bisnis hiburan, kepuasan dan ketertarikan menjadi sangat penting untuk diperhatikan. Ketika tidak ada ide cemerlang dan kreatifitas, siap-siap gigit jari. Namun, kreatifitas memang tidak harus selalu orisinil, mengembangkan sebuah ide yang sudah adapun bukan menjadi masalah. Justru itulah yang disebut inovasi.</p>
<p>3. Relasi bisnis (klien/sponsor) yang cukup kuat.<br />
Dukungan relasi bisnis, baik itu klien ataupun sponsor, merupakan kunci dari sukses tidaknya acara yang kita selenggarakan. Sebelum memutuskan terjun ke dunia bisnis EO, kita harus melihat kembali apakah kita memiliki jaringan bisnis yang kuat atau tidak? Karena merekalah yang nantinya akan membeli atau membiayai ide-ide kreatif kita. Apabila kita tidak memiliki jaringan bisnis, sebenarnya bukan menjadi masalah besar. Tentunya dengan membangun kepercayaan terhadap EO kita, jaringan bisnis itu akan terbentuk dengan sendirinya. Tapi perlu diingat bahwa EO kita tidak akan berkembang secepat apabila kita telah memiliki jaringan bisnis sebelumnya.</p>
<p>4. Modal usaha yang cukup.<br />
Seperti yang pernah saya bahas sebelumnya, bahwa dalam memulai sebuah usaha, mutlak dibutuhkan modal. Untuk bisnis EO, kita perlu menyiapkan modal finansial terutama untuk memenuhi keperluan-keperluan EO seperti, Mengurus legalitas usaha (CV atau PT), menyewa kantor, pengadaan alat kantor, biaya telekomunikasi, biaya persiapan event, dan lain-lain. Untuk memenuhi beberapa hal tersebut tentunya tidak cukup dengan selembar dua lembar uang rupiah. Cukup besar memang, kalau kita tidak mempunyai cukup banyak modal finansial, kita bisa mencari investor.</p>
<p>5. Tim yang solid dan loyal.<br />
EO adalah tim, dan menemukan tim yang solid itu tidak mudah. Mengambil tim baru untuk EO yang baru dibentuk sama sekali tidak saya sarankan. Sebaiknya dalam mendirikan sebuah EO, kita mengajak beberapa rekan kita yang sudah lama bekerja sama dengan kita dan terbukti soliditas dan loyalitasnya. Banyak sekali hal-hal yang menjadi rawan konflik selama persiapan event. Jauh lebih mudah untuk bisa saling memahami masalah di antara tim apabila bekerja bersama rekan sendiri dari pada dengan orang yang baru kita kenal supaya masalah-masalah yang terjadi tidak merambat menjadi masalah besar yang berdampak buruk terhadap keberlangsungan perusahaan. </p>
<p>Semua kembali lagi kepada anda, apakah anda sudah benar-benar siap terjun ke lembah berduri di dunia bisnis EO?</p>
<p>Selamat merintis bisnis event organizer.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/prabuwardhana.wordpress.com/107/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/prabuwardhana.wordpress.com/107/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prabuwardhana.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prabuwardhana.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prabuwardhana.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prabuwardhana.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prabuwardhana.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prabuwardhana.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prabuwardhana.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prabuwardhana.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prabuwardhana.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prabuwardhana.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prabuwardhana.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prabuwardhana.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prabuwardhana.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prabuwardhana.wordpress.com/107/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prabuwardhana.wordpress.com&amp;blog=357163&amp;post=107&amp;subd=prabuwardhana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/11/merintis-bisnis-event-organizer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>87</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c1781d93d706636fad1a1819b9ef5735?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prabuwardhana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Flock The Social Web Browser</title>
		<link>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/08/flock-the-social-web-browser/</link>
		<comments>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/08/flock-the-social-web-browser/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Feb 2008 22:56:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prabuwardhana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[intermezo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prabuwardhana.wordpress.com/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[Nih, hasil dari blog walking malem ini. Dapet aplikasi web browser baru. Namanya Flock Browser. Tampilannya mirip sama mozilla, tapi ya agak kerenan dikit lah. Yang mau coba, silahkan download gratis softwarenya Flock v1.0<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prabuwardhana.wordpress.com&amp;blog=357163&amp;post=104&amp;subd=prabuwardhana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nih, hasil dari blog walking malem ini. Dapet aplikasi web browser baru. Namanya <a href="http://www.flock.com/" title="The Social Web Browser">Flock Browser</a>.</p>
<p>Tampilannya mirip sama mozilla, tapi ya agak kerenan dikit lah.</p>
<p>Yang mau coba, silahkan download gratis softwarenya <a href="http://www.flock.com/">Flock v1.0</a></p>
<p><a href="http://prabuwardhana.files.wordpress.com/2008/02/flock.jpg" title="Flock Browser"><img src="http://prabuwardhana.files.wordpress.com/2008/02/flock.jpg?w=500" alt="Flock Browser" /></a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/prabuwardhana.wordpress.com/104/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/prabuwardhana.wordpress.com/104/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prabuwardhana.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prabuwardhana.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prabuwardhana.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prabuwardhana.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prabuwardhana.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prabuwardhana.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prabuwardhana.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prabuwardhana.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prabuwardhana.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prabuwardhana.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prabuwardhana.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prabuwardhana.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prabuwardhana.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prabuwardhana.wordpress.com/104/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prabuwardhana.wordpress.com&amp;blog=357163&amp;post=104&amp;subd=prabuwardhana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/08/flock-the-social-web-browser/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c1781d93d706636fad1a1819b9ef5735?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prabuwardhana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://prabuwardhana.files.wordpress.com/2008/02/flock.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Flock Browser</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rencana Pembelian Hak Cipta Buku Oleh Depdiknas .(sebuah opini).</title>
		<link>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/07/rencana-pembelian-hak-cipta-buku-oleh-depdiknas-sebuah-opini/</link>
		<comments>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/07/rencana-pembelian-hak-cipta-buku-oleh-depdiknas-sebuah-opini/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Feb 2008 16:19:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prabuwardhana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prabuwardhana.wordpress.com/?p=103</guid>
		<description><![CDATA[Nih barusan dapet informasi dari seorang teman kalau Depdiknas lewat Pusat Perbukuannya mempunyai rencana untuk membeli hak cipta buku (terutama buku pelajaran) dari penerbit. Meskipun udah telat banged..banged..dan banged (maklumlah gara-gara sok sibuk jadi sering ketinggalan informasi) saya mencoba memberikan sedikit pendapat mengenai informasi ini. Well, karena cuman sebatas pendapat, ya mungkin juga salah mungkin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prabuwardhana.wordpress.com&amp;blog=357163&amp;post=103&amp;subd=prabuwardhana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nih barusan dapet informasi dari seorang teman kalau Depdiknas lewat Pusat Perbukuannya mempunyai rencana untuk membeli hak cipta buku (terutama buku pelajaran) dari penerbit. Meskipun udah telat banged..banged..dan banged (maklumlah gara-gara <strike>sok</strike> sibuk jadi sering ketinggalan informasi) saya mencoba memberikan sedikit pendapat mengenai informasi ini. Well, karena cuman sebatas pendapat, ya mungkin juga salah mungkin juga benar.</p>
<p>Mendengar rencana itu tentu saja ada perasaan senang di dalam hati. Bagaimana tidak, ternyata pemerintah sudah mulai serius menangani masalah pendidikan di Indonesia. Namun, rencana ini bener-bener harus diolah dengan matang karena denger-denger pemerintah sudah bersedia mengalokasikan dana sampai 20 milyar rupiah (wow, fantastis sekali&#8230;).</p>
<p>Implementasi dari rencana ini adalah dengan pengalihan hak buku yang dapat dilakukan dengan dua alternatif. Pertama, pengalihan hak lisensi. Cara ini dapat dilakukan dengan pola <i>e-book</i> (buku elektronik) . Dengan memiliki lisensi, maka dimungkinkan untuk mengunduh materi dari internet atau dari <i>compact disk</i>(CD).</p>
<p>Cara kedua, penyerahan hak cipta. Dalam penyajian semacam ini, pencipta memiliki hak untuk mengalihkan ciptaannya kepada pemegang hak cipta. Pengalihan hak cipta tersebut dapat dilakukan dari penulis kepada pemerintah, maupun dari penerbit kepada pemerintah.</p>
<p><span id="more-103"></span></p>
<p>Benar-benar rencana yang sangat mulia. tapi rencana ini akan berjalan bukannya tanpa dampak, terutama dampak terhadap penerbit yang bersangkutan. Sebenarnya, dari informasi yang saya dapat, IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia) sendiri pada prinsipnya tidak begitu keberatan dengan rencana tersebut sebatas pengalihan hak lisensi untuk pembuatan eBook. Namun untuk penyerahan hak cipta, yang memungkinkan penggandaan buku tanpa ijin penerbit, IKAPI sendiri masih keberatan <font><font>karena bisa merusak infrastruktur yang sudah ada sekarang ini.</font></font></p>
<p>Boleh-boleh saja pemerintah melakukan berbagai cara untuk mengatasi harga buku yang dianggap mahal. Tapi, saya belum bisa memahami bila cara yang ditempuh justru sampai merusak infrastruktur yang sudah ada.</p>
<p>Menurut saya, kalau pemerintah mau menekan harga buku, terutama buku pelajaran, cari cara lain yang bisa saling menguntungkan. Misalnya, dengan mengalihkan dana untuk pembelian hak cipta untuk mensubsidi buku pelajaran.</p>
<p>Nah, untuk implementasi di lapangan, tampaknya juga akan mengalami kesulitan. Apabila IKAPI hanya &#8220;merestui&#8221; pembuatan eBook, berarti buku-buku gratis yang ada nantinya akan berwujud virtual. Untuk bisa mengakses eBook, yang pasti setiap siswa/sekolah harus memiliki koneksi internet. Tidak berhenti sampai di situ saja, ketika eBook tersebut telah berhasil diunduh, siswa yang ingin membacanya -minimal- harus memiliki komputer atau jenis gadget lain.</p>
<p>Permasalahannya adalah, belum setiap siswa/sekolah belum memiliki koneksi internet dan kalaupun ada, saya bisa menjamin, bahwa tidak semua siswa punya Komputer (terutama bagi siswa-siswa kurang mampu). Kalaupun akhirnya pihak sekolah memfasilitasi untuk mengunduh eBook dari internet kemudian mencetak eBook itu dengan printer dan kemudian difotokopi untuk dibagi-bagikan kepada siswanya, berapa biaya yang dibutuhkan untuk melakukan semua itu? Dan kalau hasil penggandaan tersebut tidak dijilid, saya yakin buku-buku itu tidak tahan lama di tangan para siswa. Dengan demikian, bukankah akhirnya yang dapat menikmati fasilitas ini adalah siswa-siswa dari golongan menegah ke atas?</p>
<p>Yah, ini semua hanya sebuah pendapat. Anda boleh setuju, boleh juga tidak. Majulah Pendidikan Indonesia!!!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/prabuwardhana.wordpress.com/103/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/prabuwardhana.wordpress.com/103/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prabuwardhana.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prabuwardhana.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prabuwardhana.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prabuwardhana.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prabuwardhana.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prabuwardhana.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prabuwardhana.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prabuwardhana.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prabuwardhana.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prabuwardhana.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prabuwardhana.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prabuwardhana.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prabuwardhana.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prabuwardhana.wordpress.com/103/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prabuwardhana.wordpress.com&amp;blog=357163&amp;post=103&amp;subd=prabuwardhana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/07/rencana-pembelian-hak-cipta-buku-oleh-depdiknas-sebuah-opini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c1781d93d706636fad1a1819b9ef5735?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prabuwardhana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>www.otakkiri.com sudah diupload ke server</title>
		<link>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/06/wwwotakkiricom-sudah-diupload-ke-server/</link>
		<comments>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/06/wwwotakkiricom-sudah-diupload-ke-server/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Feb 2008 17:15:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prabuwardhana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prabuwardhana.wordpress.com/?p=102</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini kayaknya waktuku habis di tempat tidur. Gimana nggak coba, tidur baru habis subuh dan baru bangun jam 12.30 siang. tapi untungnya emang hari ini nggak begitu banyak kegiatan. Hanya saja satu agenda bener-bener batal gara-gara molor (siapa suruh begadang&#8230;). Sore-sore sekitar jam 15.00, baru deh cabut dari rumah. Tujuanku kali ini adalah ke [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prabuwardhana.wordpress.com&amp;blog=357163&amp;post=102&amp;subd=prabuwardhana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini kayaknya waktuku habis di tempat tidur. Gimana nggak coba, tidur baru habis subuh dan baru bangun jam 12.30 siang. tapi untungnya emang hari ini nggak begitu banyak kegiatan. Hanya saja satu agenda bener-bener batal gara-gara molor (siapa suruh begadang&#8230;).</p>
<p>Sore-sore sekitar jam 15.00, baru deh cabut dari rumah. Tujuanku kali ini adalah ke kos <a href="http://justrangga.wordpress.com/" title="rangga kusuma" target="_blank">temenku</a>, yang udah sering dijadiin basecamp dan tempat ngumpulnya anak-anak, buat ketemu sama <a href="http://okto.silaban.net/" title="Okto Silaban" target="_blank">admin dan Bos IT</a> nya <a href="http://otakkiri.com/" title="Toko Buku Online" target="_blank">www.otakkiri.com</a>. Sampai sana kira-kira jam 15.30 lah, eh dikasih kabar buruk kalo ternyata domain <a href="http://otakkiri.com/" title="Toko Buku Online" target="_blank">www.otakkiri.com</a> udah ada yang punya. Perasaan, aku ngecek siangnya masih available. Sempet kecewa juga sih, tapi ternyata aku dikerjain. Setelah discroll lagi kebawah, ternyata si empunya domain ya perusahaan kami&#8230; Lega.</p>
<p>Nah, proses instalasi pun berjalan dan akhirnya&#8230; BINGGOO!!! <a href="http://otakkiri.com/" title="Toko Buku Online" target="_blank">www.otakkiri.com</a> sudah bisa diakses. Orang pertama yang kami beritahu adalah mas Agus, si empunya <a href="http://yogyes.com/" title="Visit Yogyakarta" target="_blank">yogyes.com</a>. Komentarnya cukup positif, namun banyak sekali masukan berharga yang menurut kami harus dan wajib dilaksanakan.</p>
<p>At Last,  kami menunggu temen-temen buat jadi pelanggan <a href="http://otakkiri.com/" title="Toko Buku Online" target="_blank">www.otakkiri.com</a> dan do&#8217;ain juga moga-moga <a href="http://otakkiri.com/" title="Toko Buku Online">www.otakkiri.com</a> bisa dilaunching sesuai target, yaitu 14 Februari 2008.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/prabuwardhana.wordpress.com/102/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/prabuwardhana.wordpress.com/102/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prabuwardhana.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prabuwardhana.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prabuwardhana.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prabuwardhana.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prabuwardhana.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prabuwardhana.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prabuwardhana.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prabuwardhana.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prabuwardhana.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prabuwardhana.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prabuwardhana.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prabuwardhana.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prabuwardhana.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prabuwardhana.wordpress.com/102/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prabuwardhana.wordpress.com&amp;blog=357163&amp;post=102&amp;subd=prabuwardhana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/06/wwwotakkiricom-sudah-diupload-ke-server/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c1781d93d706636fad1a1819b9ef5735?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prabuwardhana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TVOne nama baru Lativi</title>
		<link>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/05/tvone-nama-baru-lativi/</link>
		<comments>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/05/tvone-nama-baru-lativi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Feb 2008 13:27:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prabuwardhana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prabuwardhana.wordpress.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[Setelah blog walking ke beberapa blog dan surfing ke beberapa situs, saya memperoleh sebuah informasi bahwa Bakrie Group sebagai pemilik saham Lativi akan merubah secara total image Lativi yang salah satunya adalah dengan mengganti nama Lativi menjadi TVOne. Hal ini dibenarkan oleh Karni Ilyas, Direktur Berita dan OlahRagaTVOne yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Berita, Olah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prabuwardhana.wordpress.com&amp;blog=357163&amp;post=100&amp;subd=prabuwardhana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah blog walking ke beberapa blog dan surfing ke beberapa situs, saya memperoleh sebuah informasi bahwa <b>Bakrie Group</b> sebagai pemilik saham <b>Lativi</b> akan merubah secara total image <b>Lativi</b> yang salah satunya adalah dengan mengganti nama <b>Lativi </b>menjadi <b>TVOne</b>.</p>
<p>Hal ini dibenarkan oleh Karni Ilyas, Direktur Berita dan OlahRaga<b>TVOne </b>yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Berita, Olah Raga dan Komunikasi Perusahaan di <b>ANTV</b>. Ia mengatakan bahwa Lativi memang akan berganti nama menjadi <b>TVOne</b> dan akan memprioritaskan berita dan acara olahraga. Ketika ditanya mengenai grand launching <b>TVOne</b> Karni Ilyas menjawab, <b>TVOne</b> akan dilaunching bertepatan dengan hari valentine pada tanggal 14 Februari 2008 di <b>Plenary Hall Balai Sidang Jakarta Convention Center</b>.</p>
<p>O k deh kita tunggu aja stasiun televisi &#8220;baru&#8221; ini, semoga acara-acaranya benar-benar berbobot dan edukatif.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/prabuwardhana.wordpress.com/100/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/prabuwardhana.wordpress.com/100/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prabuwardhana.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prabuwardhana.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prabuwardhana.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prabuwardhana.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prabuwardhana.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prabuwardhana.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prabuwardhana.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prabuwardhana.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prabuwardhana.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prabuwardhana.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prabuwardhana.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prabuwardhana.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prabuwardhana.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prabuwardhana.wordpress.com/100/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prabuwardhana.wordpress.com&amp;blog=357163&amp;post=100&amp;subd=prabuwardhana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prabuwardhana.wordpress.com/2008/02/05/tvone-nama-baru-lativi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c1781d93d706636fad1a1819b9ef5735?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">prabuwardhana</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
