Keluargaku dan PLTN

Pembangunan PLTN pada tahun 2010 pada saat ini banyak sekali menuai pro dan kontra. Dari penjelasan ilmiah tentang sistem kerja dan keamanan PLTN sampai Fatwa Haram Pengurus Cabang NU Jepara.

Lantas apa hubungannya dengan keluargaku?Ha..ha..ha.. kayaknya bisa-bisa emang gak ada hubungannya.Mmmm,, ada koq.

Keluargaku termasuk sebagian rakyat indonesia yang sangat mendukung dibangunnya PLTN di Indonesia. Wajarlah, Ayahku dan aku adalah orang-orang yang pernah menekuni bidang keteknikan terutama ayahku yang dari sarjana muda sampai doktoral menekuni bidang Reaktor Nuklir.

Tidak mau kalah dengan para dedengkot-dedengkot LSM yang berjuang menolak PLTN, Ayahku juga sama-sama melakukan perjuangan, tapi perjuangan mensosialisasikan PLTN. Yap, Selaku pemegang amanah pemerintah sebagai Kepala Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan BATAN Yogyakarta (PTAPB-BATAN) sudah menjadi kewajiban Dr.rer.nat. Ir. Widi Setiawan untuk menjelaskan segala kemungkinan baik positif maupun negatif yang bakal ditimbulkan oleh PLTN.

Sebagai anggota keluarga tentunya kami tidak tinggal diam, kami (terutama Ibu) selalu memberikan masukan dan dukungan moral apabila Ayah hendak menjadi pembicara di suatu dialog atau seminar. Dan hasilnya, penjelasan yang dilontarkan Ayah cukup memuaskan dan tidak berbelit-belit, apa yang menjadi kekhawatiran orang menjadi, ya paling tidak , berkurang.

Yah, secara pribadi aku yang mempelajari bidang Rekayasa dan Manajemen Energi ini berharap perjuangan menyadarkan masyarakat ini membuahkan hasil. dan PLTN mulai bisa dirasakan manfaatnya setelah tahun 2016 nanti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s